HomeTeknologiIni 7 Penyebab Mainboard Laptop Rusak Plus Cara Mencegah Mainboard atau bisa juga disebut motherboard menjadi komponen utama paling penting didalam sebuah laptop. Ibarat seorang manusia, mainboard adalah tubuh dimana anggota tubuh lain menempel seperti tangan, kaki, otak, mulut, telinga dan lain-lain agar bisa bekerja secara terintegrasi. Seperti itulah gambaran pentingnya keberadaan mainboard pada sebuah laptop. Lalu apa jadinya jika sebuah mainboard laptop rusak? Pasti kamu sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Jika mainboard laptop rusak pasti seluruh komponen yang terintegrasi didalamnya termasuk RAM, Harddisk, processor hingga monitor tidak akan bisa bekerja satupun. Akibatnya, laptop tidak akan bisa hidup dan digunakan untuk mengerjakan sesuatu. Mainboard yang bermasalah juga dapat membawa dampak buruk terhadap komponen lain tersebut karena menjadi sebuah satu kesatuan. Dalam beberapa kasus, mainboard laptop yang sudah rusak akan sulit untuk diperbaiki sehingga salah satu solusinya adalah mengganti dengan yang baru. Masalah mainboard laptop rusak adalah sebuah momok yang menakutkan. Bukan hanya karena dapat membahayakan hardware lain, namun juga biaya untuk memperbaikinya sangat mahal. Untuk biaya mengganti sebuah mainboard laptop saja bisa mencapai 1 juta hingga 2 jutaan rupiah. Ya, harganya hampir separuh harga laptop baru. Oleh karena itu, banyak pengguna yang lebih memiliki membeli laptop baru ketimbang mengganti maindboard yang sudah rusak. Lalu Apa Saja Penyebab Mainboard Laptop Rusak? Berbicara mengenai mainboard laptop rusak, pasti akan ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Seperti halnya masalah lain pada hardware, terkadang kita tidak sadar bahwa hal-hal yang dilakukan ketika beraktivitas menggunakan laptop dapat membahayakan seluruh komponen didalamnya termasuk mainboard. Dampaknya biasanya akan terasa setelah beberapa saat kemudian. Lalu apa saja penyebab kerusakan mainboard pada laptop? Simak penjelasannya berikut ini. Arus Listrik Yang Tidak Stabil Penyebab mainboard laptop rusak yang pertama adalah adanya supplay arus listrik yang masuk tidak stabil. Biasanya ini terjadi ketika tegangan listrik sedang naik turun. Dampak dari arus listrik yang tidak stabil ini akan terasa secara akumulasi setelah beberapa kali. Karena tegangan listrik kadang tinggi dan kadang rendah, maka mainboard akan bekerja lebih ekstra keras. Arus listrik yang tidak stabil bisa ditandai dengan lampu di rumah yang tiba-tiba redup dan terang lagi. Terjadi Konsleting Didalam Mainboard Konsleting pada mainboard adalah hal yang mungkin terjadi. Malahan kondisi ini kadang tidak pernah kita duga. Dalam keadaan yang parah, konsleting pada mainboard bisa menyebabkan percikan api hingga membakar laptop. Konsleting didalam mainboard terjadi karena hubungan pendek arus komponen didalamnya, atau juga bisa terjadi akibat kelembaban yang disebabkan oleh air yang masuk kedalam. Namun konsleting menjadi penyebab mainboard laptop rusak yang jarang terjadi. Sering Memakai Laptop Tanpa Baterai Salah satu kebiasaan unik pengguna laptop adalah memakainya tanpa baterai. Seperti yang kita tahu bahwa tanpa adanya baterai pun laptop dapat menyala asalkan ada aliran listrik dari charger. Biasanya pengguna melakukan hal ini dengan alasan agar baterai awet. Namun cara ini justru memicu masalah baru. Jika tiba-tiba arus listrik berhenti karena mati listrik atau charger terlepas, maka laptop akan mati tiba-tiba. Hal ini bisa jadi penyebab mainboard laptop rusak karena arus listrik mati saat sedang bekerja. Memakai Charger Yang Tidak Original Buat kamu yang saat ini memakai charger KW atau charger yang tidak original, bersiap-siaplah karena bahaya sedang menantimu. Charger yang tidak original dapat menjadi penyebab mainboard laptop rusak karena arus yang dihasilkan tidak stabil. Hal ini disebabkan karena komponen yang berfungsi untuk menyetabilkan arus listrik dihilangkan agar menghemat biaya produksi. Karena arus listrik yang mengalir tidak stabil, maka mainboard akan bekerja keras untuk menyesuaikan diri. Akibatnya lama-kelamaan akan bermasalah. Rusaknya Komponen Sirkuit Mainboard Sama halnya seperti komponen listrik lain, mainboard merupakan sebuah papan sirkuit yang terdiri dari berbagai macam komponen seperti IC, resistor, kapasitor dan lain-lain. Jika salah satu komponen yang menyusun tersebut rusak, maka dapat menjadi penyebab mainboard laptop rusak hingga tidak bisa hidup dan bekerja secara normal. Komponen yang paling sering rusak adalah IC yang menjadi kontroler untuk menjalankan fungsi mainboard itu sendiri. Laptop Yang Mengalami Overheat Overheat atau suhu panas yang berlebihan pada laptop selalu menimbulkan masalah dalam komponen apapun tidak terkecuali mainboard. Overheat biasanya terjadi karena penggunaan yang berlebihan atau menjalankan suatu software diluar batas kemampuan dari spesifikasi laptop itu sendiri. Akibatnya, laptop harus bekerja lebih keras untuk menjalankan semua hardware. Setelah beberapa lama, kondisi ini bisa jadi penyebab mainboard laptop rusak secara permanen. Usia Maindboard Yang Sudah Tua Penyebab mainboard laptop rusak yang terakhir adalah usia. Bagaimanapun juga, mainboard adalah sebuah alat elektronik yang punya masa ketahanan dalam jangka waktu tertentu. Usia laptop yang sudah biasanya akan rentan terhadap kerusakan mainboard. Sebuah laptop bisa dikategorikan dalam usia yang tua jika sudah digunakan dalam kurun waktu lebih dari 5 tahun. Karena termakan usia, jadi wajar jika mainboard mengalami kerusakan. Tak hanya mainbaord, hardware lain juga akan rusak jika sudah tua. Baca Juga 7 Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Baterai Laptop Rusak + Boros Cara Mengubah Harddisk Laptop Internal Menjadi Eksternal 7 Cara Mengambil Data Harddisk Dari Laptop Yang Rusak Cara-Cara Mencegah dan Menghindarkan Mainboard Dari Kerusakan Sebuah kerusakan pada perangkat laptop sebenarnya dapat dihindari dengan menjauhi hal-hal yang dapat menimbulkan masalah itu sebndiri. Begitu juga dengan mainboard pada laptop yang dapat kamu hindarkan dari kerusakan. Dengan mencegah kerusakan maka usia mainboard akan menjadi lebih panjang serta masa penggunaan menjadi lebih lama. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah keruksakan pada mainboard laptop adalah seperti berikut ini. Jangan menggunakan laptop ketika arus listrik sedang tidak stabil. Biasanya ditandai dengan lapmpu rumah yang terang-redup. Taruh laptop ditempat yang kering serta terjaga kelembabannya. Hindarkan juga menaruh laptop didekat cairan. Selalu gunakan charger original. Jika rusak, jangan pernah membeli charger laptop yang KW atau tiruan karena tidak standar. Gunakan laptop dalam batas yang wajar. Jika pemakaian lebih dari 5 jam, matikan dulu laptop minimal selama 1 jam penuh. Lakukan pembersihan pada mainboard dari debu dan kotoran secara berkala. Bisa juga kamu bawa ke tukang servis untuk maintenance. Penutup Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab mainboard laptop rusak lengkap dengan cara mencegahnya juga. Buat kamu yang sudah mengalami kejadian ini, jadikanlah sebagai pelajaran serta jauhi berbagai hal yang kemungkinan bisa jadi penyebab kerusakan mainboard. Buat kamu yang beluk mengalami, jadikanlah penjelasan diatas sebagai acuan untuk berhati-hati dalam menggunakan laptop karena jika sampai mainboard rusak, maka kamu akan mengalami banyak kerugian. Tentang Penulis Jhan Pratama I am a business, selling, writing and reading enthusiasm. Wanna share everything I have. Follow me on Instagram jhan_pratama
handphonerusak tersebut ke tempat servis tanpa mengetahui terlebih dahulu apa jenis kerusakan yang terjadi pada handphonenya. Disamping itu para pengguna tidak mau repot untuk memprediksi jenis kerusakan yang terjadi di handphonenya, apalagi untuk mendiagnosa dan memperbaiki sendiri handphone yang rusak tersebut.
Perkembangan teknologi yang semakin maju memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. apalagi bagi orang yang bekerja kantoran, instansi pemerintah dan bahkan mahasiswa memerlukan perangkat komputer atau laptop untuk memudahkan pekerjaannya. Namun dari segi kebutuhan, orang lebih banyak menggunakan laptop dibandingkan PC. Ini dikarenakan laptop mudah dibawa dan bisa digunakan di mana saja tanpa harus bergantung pada sumber arus listrik. Setiap pembelian laptop baru akan mendapatkan charger original bawaan pabrik, karena perangkat yang berbasis portable seperti smartphone, laptop dan tablet memerlukan arus listrik yang bersumber dari baterai. Bentuk dan tegangan listrik pada baterai laptop dan smartphone berbeda-beda, ini disesuaikan dari kebutuhan perangkat tersebut. Jika arus listrik pada baterai sudah berkurang maka perlu dilakukan pengisian ulang daya atau dikenal dengan istilah “cas”, Charger baterai laptop sampai penuh, jangan biarkan laptop mati total karena sumber arus listriknya sudah habis. Namun, pernahkah anda mengalami charger laptop yang tidak mau mengisi daya baterai? Peristiwa ini bisa terjadi karena adanya kerusakan pada laptop ataupun charger laptop. Berikut beberapa penyebab yang membuat cas laptop rusak. 1. Menggulung Kabel Charger Laptop Penyebab cas laptop rusak yang pertama adalah kebiasaan menggulung atau melipat kabel charger laptop yang sembarangan. Ketika menggulung atau mengurai kabel charger maka akan terjadi perubahan bentuk yang bisa dilihat secara langsung. Kebiasaan ini bila terus dilakukan bisa mengakibatkan kabel bagian dalam terputus, sehingga arus listrik tidak bisa tehubung ke laptop. Untuk mengatasinya, hindari terlalu sering menggulung dan melipat kabel charger laptop. Letakan laptop di tempat yang tepat ketika mengisi daya baterai, tujuannya supaya anda tidak merubah gulungan kabel cas laptop yang sudah terbentuk dari awal. 2. Terlalu Lama Terhubung ke Stop Kontak Pennyebab kerusakan charger laptop selanjutnya adalah membiarkan kabel charger laptop tehubung ke power socket atau stop kontak dengan waktu yang lama. Kebiasaan sepele ini bisa menyebabkan adaptor charger panas dengan retan waktu yang lama, tentu hal ini akan mengurangi usia pemakaian charger. Untuk mengatasinya, setiap kali selesai mengisi daya baterai laptop sebaiknya langsung mencabut atau melepas kabel charger dari stop kontak. 3. Pemasangan Konektor Yang Tidak Benar Pada bagian ujung charger laptop terdapat pin logam atau tembaga yang disebut konektor. Fungsi dari konektor adalah sebagai penghubung arus listrik ke laptop. Jadi ketika bagian konektor mengalami gangguan maka bisa mengakibatkan baterai laptop tidak mengisi dan bahkan membuat adaptor charger menjadi panas. Untuk menghindari kerusakan pada konektor charger maka ketika akan pengisi daya baterai laptop, usahakan pemasangan konektor harus pelan-pelan dan pastikan posisinya terpasang dengan benar dan jangan sampai tertekuk. 4. Tegangan Listrik Yang Sangat Besar Perhatikan pula pada stiker charger yang mengisi keterangan tegangan arus listrik yang diterima oleh charger. Lihat bagian informasi tegangan arus maksimumnya, jika tegangan maksimal pada charger laptop 220 volt maka pengisian daya baterai harus dibawah 220 volt dan jangan sampai lebih. Tegangan arus yang melebihi batas maksimum dapat mengakibatkan charger laptop cepet panas dan mudah rusak. 5. Adaptor Charger Laptop Bermasalah Adapter charger memiliki fungsi untuk untuk menahan daya arus listrik yang berlebih dan mengatur aliran daya sesuai keperluan. Sebab itu, untuk menghindari ketidakstabilan arus listrik, adapter laptop akan berhenti bekerja secara otomatis selama beberapa saat. Baca Juga Penyebab Keyboard Laptop Rusak Sedangkan charger yang bukan original tidak dilengkapi dengan kemampuan tersebut, alhasil adapter charger akan berasap ketika ada elemen yang terbakar. Untuk mencegahnya, gunakan selalu charger laptop original bawaan pabrik. 6. Kualitas Charger Laptop Yang Kurang Bagus Hal sepele yang sering dilupakan oleh pengguna laptop adalah menggunakan charger laptop yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan kualitasnya. Penggunaan charger original akan membuat pengsisian daya baterai laptop menjadi cepat dan juga aman, dibandingkan menggunakan charger yang tidak asli. Apalagi jika nilai-nilai dan keterangan informasi pada striker charger bukan bawaan laptop belum tentu benar dan kemungkinan kualitas komponennya tidak memenuhi standar minimum. Sebaiknya gunakan cas laptop asli, karena ini sangat bagus untuk menjaga kualitas charger dan baterai laptop supaya lebih awet. 7. Panas Berlebih Pada Laptop Jika kondisi laptop sudah panas ketika proses pengisian daya baterai bisa mengakibatkan kerusakan pada sejumlah komponen perangkat keras dan juga perangkat lunak. Apalagi pengisian baterai dilakukan pada saat laptop sedang digunakan, maka peningkatan suhu panas menjadi lebih cepat. Tentu ini akan membuat laptop cepat rusak. 8. Adanya Gangguan Pada Port Cas Laptop Ketika proses pengisian daya baterai laptop tidak terhubung dan bahkan sudah menganti dengan charger lain tetapi tetap tidak mengisi. Biasanya terjadi kerusakan atau gangguan pada port charger pada laptop. Sebaiknya periksa kembali bagian port charger, kemungkinan ada debu atau kerikil yang menempel sehingga menganggu koneksi konektor dengan port pada laptop. 9. Kondisi Baterai Laptop Yang Sudah Rusak Pemakaian baterai laptop yang sudah lama akan menurunkan fungsi dari baterai laptop dan kemampuan penyimpanan daya menurun. Hal tersebut ditandai dengan kapasitas baterai yang mudah habis dan proses pengisian daya baterai laptop yang lama dari baterai normal. Baca Juga Cara Menghemat Daya Baterai Kamera Bahkan yang lebih parah jika kondisi baterai rusak maka sudah tidak bisa lagi menyimpan daya, meskipun sudah di cas lama baterai akan tetap tidak terisi atau kosong. 10. Driver Baterai Mengalami Masalah Driver laptop merupakan salah satu bagian terpenting dalam intergrasi perangkat keras dengan lunak. Ketika tidak berfungsinya perangkat keras yang terhubung ke laptop termasuk charger kemungkinan diakibatkan oleh driver yang tidak bekerja optimal. Sistem operasi pada laptop sudah dilengkapi dengan built-in untuk berbagai baterai, tetapi instalasi perangkat lunak mungkin dapat menyebabkan driver baterai yang sudah terinstal lebih dulu sehingga mengalami masalah. 11. Gangguan Pada Steker Charger Penyebab charger laptop tidak mengisi yang terakhir adalah adanya gangguan pada steker charger. Ini disebabkan adanya sambungan antara kabel power pada charger dengan stop kontak mengalami kerusakan atau longgar. Pada sebagian charger laptop membutuhkan konektor khusus untuk menghubungkan ke stop kontak, seperti steker kaki tiga. Biasanya konektor tipe kaki tiga memiliki saklar sendiri yang dilengkapi dengan lampu indikator. Jika konektor rusak ditandai dengan lampu indikato yang tidak menyala. Itulah beberapa penyebab cas laptop rusak. Jika pengisian daya baterai pada laptop anda mengalami gangguan maka cobalah untuk memeriksa poin di atas dan jika kesulitan menemukan penyebab charger leptop tidak mau mengisi, sebaiknya periksa laptop dan charger ke tempat servis laptop langganan anda.
PusatService Laptop Di Yogyakarta | Spesialis Service Mainboard Laptop Reball Chipset VGA Ahlinya
Kenapa IC Power Cepat Rusak? “IC Power … IC Power … IC Power” Mungkin kamu sering banget atau setidaknya pernah mendengar kata itu. Tapi apa kamu tahu apa itu Ic Power? IC power itu bagian penting dari laptop, handphone atau alat elektronik lainnya yang kamu miliki saat ini. IC Power terletak pada bagian mainboard. Kalau kamu penasaran dengan bentuk IC Power, ini dia gambaran ilustrasi IC Power untuk Laptop. Mungkin kamu bisa lihat di dalam blog ini. Cukup lengkap untuk kamu tahu bentuk - bentuk IC Power. KERUSAKAN UMUM IC POWER IC Power berfungsi dalam mengatur kinerja perangkat tersebut. Contohnya, kalau IC Power di laptop kamu rusak, otomatis laptop juga rusak. Jadi fungsi IC Power sangatlah penting untuk laptop sebagai penghantar atau jembatan listrik bagi elektronik. Tetapi harus kamu ketahui, kerusakan umum yang terjadi pada IC Power di laptop biasanya menyebabkan mati secara total. Bukan hanya dampak kerusakan pada IC Power yang banyak, bahkan penyebab kerusakan pada IC Power pun juga banyak. Bahayanya lagi, melalui kebiasaan - kebiasaan yang tidak kita sadari pun menjadi faktor kerusakan loh. Apa saja sih? Debu Menumpuk Kesalahan terbesar pengguna laptop hanya mementingkan kinerja sistem pada laptop. Memang, itu hal penting. Tapi memerhatikan kebersihan fisik juga penting. Tahukah kamu, tumpukan debu pada celah celah kecil pada laptop mampu merusak komponen di dalamnya? Debu yang tebal menutup ventilasi dan membuat laptop sangat panas. Laptop yang terlalu panas sangat cepat merusak komponen IC Power. Solusinya, kamu harus rutin membersihkan debu di laptop. Hal ini sangat mudah, kamu bisa membersihkan dengan kuas pembersih laptop yang sudah banyak dijual. Komponen Korslet Sebagai jembatan arus listrik pada laptop, korsleting merupakan musuh terbesar IC Power. Pada masalah kedua ini, salah satu penyebab Korslet juga diakibatkan karena keteledoran pengguna saat menyimpan laptop. Sangat tidak disarankan untuk kamu simpan laptop di tempat yang terlalu lembab. Karena dampaknya akan memudahkan Laptop mengalami korsleting pada komponen, khususnya pada IC Power. Solusinya, hindari menyimpan atau menaruh laptop secara langsung di lantai atau dekat dengan tembok dengan suhu yang terlalu rendah. Overheat Sama kasusnya dengan penyebab yang pertama debu mengakibatkan panas. Kasus terakhir dalam thread ini adalah overheat atau laptop yang terlalu panas. Tetapi biasanya suhu yang tidak stabil ini diakibatkan saat penggunaan laptop terlalu lama, atau kamu memakainya di atas kasur, karpet atau dimana saja yang menyulitkan udara laptop bersilkulasi. Dampaknya membuat laptop menjadi panas, tiba - tiba mati atau restart dengan sendirinya. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, akan membuat kinerja IC Power menjadi buruk hingga mengalami kerusakan yang tidak diinginkan. Dalam hal ini, kamu harus meminimalisirkan pemakaian laptop. Karena jika IC Power sudah rusak total. Kamu perlu mengganti IC Power dengan yang baru. Hmmm…jadi bagaimana? Penyebabnya ternyata hal - hal yang sepele bukan. Semoga, kamu dapat lebih berhati - hati dalam menggunakan dan merawat laptop. Jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan. 03-10-2019 1740 ajengwicaksono memberi reputasi Well! Sekedar Info, Buat Agan dan Aganwati yang Mau Service Buat Benerin iPhone, MacBook, iPad, iMac, dan iWatchnya. Boleh banget loh datang ke Electro Mobile Apple Repair Service Store Surabaya. Lokasi Toko Kami ada di WTC e-Mall Lantai 2, No. 816, Kota Surabaya. Kalo bingung bisa masuk via Link Google Mapsnya di mari Salam! Electro Mobile Apple Repair Service Store Surabaya Official Website 24-10-2022 2114
PenyebabLayar iPhone Ghost Touch. Layar Ghost Touch pada iPhone dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti : Menggunakan charger tidak asli. Layar retak atau pecah akibat terjatuh dan terbentur. iPhone terendam dan kemasukkan air. Pernah mengganti layar iPhone dengan yang tidak asli. Kualitas kesehatan baterai iPhone sudah sangat buruk.
Istilah IC Power laptop mungkin masih asing di telinga banyak orang. IC power laptop itu apa? Perlu diketahui, IC merupakan singkatan dari Integrated Circuit. Jadi, IC Power Laptop yaitu sirkuit terintegrasi atau jembatan yang menghubungkan laptop dan sumber listrik. Fungsi ic power adalah mengontrol power dengan jumlah tegangan tertentu pada sebuah prosesor, vga, ram serta komponen – komponen yang lain. Seringkali kita mengalami kerusakan pada IC Power Laptop. Jumlah dan jenis IC power pada motherboard banyak dan bermacam-macam jenisnya tidak sama antara jenis laptop yang satu dengan yang lain, letak atau posisinya menyebar. Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri kerusakannya, simak penjelasan berikut ini Ciri-ciri IC Power Laptop Rusak1. Saat Mengecas, Baterai Tidak Terisi2. Indikator Baterai Berubah-ubah3. Lampu Charger Tidak Menyala4. Laptop Mati TotalPencegahan Kerusakan IC Power LaptopIC Power Laptop Rusak Karena Apa?1. Tidak Membersihkan Debu pada Ventilasi Laptop2. Menyimpan Laptop di Ruangan Lembab3. Menggunakan Laptop di Atas Kasur atau Bantal4. Menggunakan Charger PalsuHarga dan Biaya Ganti IC Power LaptopCara Memperbaiki IC Power Laptop Rusak1. Memeriksa Adaptor Listrik2. Membersihkan Konektor Daya3. Memeriksa Baterai Laptop4. Memeriksa Kabel Internal5. Mengganti IC Power Laptop Ciri-ciri IC Power Laptop Rusak Apabila IC power laptop Anda mengalami kerusakan, maka akan ada beberapa gejala yang dapat Anda amati. 1. Saat Mengecas, Baterai Tidak Terisi Ciri pertama bila ic power laptop mengalami kerusakan adalah baterai tidak terisi saat Anda melakukan pengecesan. Laptop Anda diisi baterainya dengan cara menyambungkan ke sumber listrik. Pada status bar di laptop terisi, namun setelah tercabut dari charger, laptop malah drop baterainya karena tidak terisi. Untuk mengeceknya apakah IC Powernya rusak, coba gunakan charger lain dengan merk sama dengan laptop Anda. Apabila charger yang digunakan tetap tidak bisa untuk mengecas, maka kerusakan dipastikan terletak atau berasal dari IC power laptop, bukan pada chargernya. 2. Indikator Baterai Berubah-ubah IC laptop power yang rusak memiliki indikator baterai yang berubah-ubah yang muncul di layar laptop. Akan ada angka yang muncul bermacam-macam, misal baterai 25 %, 5 %, 20 % dan 97 % . Angka tersebut bukan angka sebenarnya karena saat dicharger pun tidak akan bertambah daya baterainya, dan masih angka yang sama. Selain itu, akan ada pemberitahuan berupa “plugged in, not charging?” saat Anda mencolokkan charger ke sumber listrik. Hal ini dikarenakan laptop tidak bisa mengisi baterai, dan hanya menyambungkan laptop dengan sambungan listrik. Bila kita cabut chargernya, maka laptop akan mati karena memang terjadi kerusakan pada ic power laptop. 3. Lampu Charger Tidak Menyala Masih berhubungan dengan dua penyebab di atas, IC Power Laptop yang rusak juga ditandai dengan matinya lampu pada charger laptop saat digunakan. Pada saat dicolok ke sumber listrik, lampu charger biasanya menyala. Bahkan pada merk tertentu, akan ada dua lampu yang menyala, misalnya lampu merah saat mengisi, dan lampu kuning/hijau saat baterai telah diisi penuh. Bila IC Power laptop rusak, maka lampu tersebut tidak akan menyala. 4. Laptop Mati Total Bila laptop mengalami kerusakan yang parah pada bagian IC Powernya, maka yang terjadi adalah laptop mati total. Seperti disebutkan di atas, IC Power laptop memiliki fungsi sebagai jembatan yang menghubungkan daya listrik ke seluruh komponen laptop. Oleh karena itu, bila IC Power Laptop rusak, maka kemungkinan terburuk adalah laptop mati total dan tidak bisa dinyalakan. Daya listrik tidak bisa dialirkan, hal ini juga bisa menyebabkan komponen laptop lainnya bisa rusak. Segeralah lakukan perbaikan atau penggantian bagian laptop atau IC power tersebut. Harga ic power laptoppun beragam dari mulai yang murah sampai yang mahal. Pencegahan Kerusakan IC Power Laptop Untuk mencegah kerusakan pada IC power laptop, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan. Pastikan laptop Anda terlindungi dari lonjakan listrik dengan menggunakan perangkat perlindungan listrik seperti stabilizer atau UPS Uninterruptible Power Supply. Selain itu, pastikan laptop Anda mendapatkan ventilasi yang cukup. Bersihkan kipas pendingin dan ventilasi laptop secara berkala untuk mencegah overheating yang dapat merusak IC power dan komponen lainnya. Jangan lupa untuk menggunakan adaptor daya yang asli dan sesuai dengan merek dan model laptop Anda. Menggunakan adaptor daya yang tidak kompatibel dapat menyebabkan ketidakstabilan daya dan merusak IC power. Oleh karena itu, mengingat pentingnya peran IC Power Laptop, maka sebaiknya Anda merawatnya agar tidak terjadi kerusakan. IC Power Laptop Rusak Karena Apa? Perhatikan beberapa kebiasaan buruk berikut ini yang justru membuat IC Power laptop mengalami kerusakan 1. Tidak Membersihkan Debu pada Ventilasi Laptop Hal yang sangat jarang dilakukan oleh pengguna laptop adalah membersihkan laptop itu sendiri. Terutama pada bagian ventilasi pembuangannya. Bila tertutup debu, risiko kerusakan pada bagian IC Power akan semakin meningkat. Bila tertutup debu, suhu di dalam laptop akan menjadi tertahan di dalamnya. Ini yang akan mengantarkan pada heating issues yang merembet ke masalah IC Power. 2. Menyimpan Laptop di Ruangan Lembab Sebaiknya, simpan laptop di ruangan yang kering bukan lembab. Bila ruangan tersebut terasa lembab dan mengandung air, maka jangan simpan laptop di sana. Bila terkena air, beberapa komponennya rentan mengalami konslet. Hal ini juga bisa merembet ke kerusakan IC Powernya. Nah bila begitu, jika laptop Anda terkena hujan maka hal tersebut juga bisa mempengaruhi IC power laptopnya. 3. Menggunakan Laptop di Atas Kasur atau Bantal Kebiasaan ini memang sering dilakukan bila Anda terlalu malas untuk menggunakan laptop di meja atau di lantai. Menggunakan laptop di atas kasur atau bantal sejatinya malah membuat laptop berpotensi mengalami heating, yang bisa merusakkan IC Power Laptop. Hal ini dikarenakan kasur dan bantal bakal menyerap panas dari laptop, dan memantulkan kembali sehingga suhu panas bakal tertahan di laptop. 4. Menggunakan Charger Palsu Penggunaan charger yang bukan menjadi pasangan laptop tersebut juga bisa menjadi penyebab ic power laptop rusak. Terlebih bila Anda menggunakan charger KW alias charger palsu untuk mengisi daya baterai laptop Anda. Maka sangat disarankan bila Anda memakai charger bawaan dari laptop saat melakukan pengisian baterai. Harga dan Biaya Ganti IC Power Laptop Harga IC power laptop dapat bervariasi tergantung pada merek dan model laptop yang Anda miliki. Umumnya, harga IC power laptop berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Namun, harga ini dapat berubah tergantung pada kebijakan dan ketersediaan suku cadang di pasar. Biaya untuk mengganti IC power laptop juga dapat bervariasi. Jika Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup, Anda mungkin bisa mengganti IC power sendiri. Namun, jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki pengalaman dalam melakukan perbaikan laptop, disarankan untuk membawa laptop Anda ke pusat layanan resmi atau ahli teknisi yang terpercaya. Biaya ganti IC power laptop tergantung pada kompleksitas perbaikan, merek laptop, dan biaya jasa teknisi. Sebaiknya, Anda mencari informasi lebih lanjut dan meminta perkiraan biaya dari beberapa penyedia layanan sebelum memutuskan untuk mengganti IC power laptop. Setiap merek laptop memiliki desain dan spesifikasi yang berbeda, termasuk IC power yang digunakan. Jika Anda memiliki laptop Asus, Acer, atau Lenovo, penting untuk mencari IC power yang kompatibel dengan merek dan model laptop Anda. Untuk mengganti IC power laptop Asus, disarankan untuk menggunakan suku cadang asli atau yang direkomendasikan oleh produsen. Ini dapat membantu memastikan kompatibilitas dan kinerja yang optimal setelah penggantian IC power dilakukan. Sama halnya dengan laptop Asus, jika Anda memiliki laptop Acer atau Lenovo, carilah IC power yang sesuai dengan merek dan model laptop Anda. Pastikan untuk memilih suku cadang berkualitas untuk menjaga kinerja dan kehandalan laptop Anda. Cara Memperbaiki IC Power Laptop Rusak Jika Anda mengalami masalah dengan IC Power Laptop pada laptop Anda, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut untuk memperbaikinya 1. Memeriksa Adaptor Listrik Pertama-tama, periksa adaptor listrik Anda. Pastikan adaptor tersebut berfungsi dengan baik dan memberikan daya yang cukup kepada laptop. Ganti adaptor listrik jika diperlukan. 2. Membersihkan Konektor Daya Konektor daya yang kotor atau berkarat dapat menyebabkan masalah pada IC Power Laptop. Matikan laptop dan bersihkan konektor daya dengan lembut menggunakan kain yang bersih dan kering. 3. Memeriksa Baterai Laptop Jika laptop Anda menggunakan baterai, lepas baterai dari laptop dan coba nyalakan laptop dengan adaptor listrik yang terhubung. Jika laptop menyala dengan baik, ada kemungkinan bahwa masalah ada pada baterai. Ganti baterai laptop yang rusak dengan yang baru jika diperlukan. 4. Memeriksa Kabel Internal Buka casing laptop dan periksa kabel internal yang terhubung ke IC Power Laptop. Pastikan kabel-kabel tersebut tidak lepas atau rusak. Jika ada kabel yang rusak, gantilah dengan yang baru. 5. Mengganti IC Power Laptop Jika semua langkah di atas tidak memperbaiki masalah, ada kemungkinan bahwa IC Power Laptop Anda perlu diganti. Hal ini membutuhkan pengetahuan teknis dan keterampilan soldering yang baik. Disarankan untuk mendapatkan bantuan dari teknisi yang berpengalaman untuk mengganti IC Power Laptop yang rusak. Jika Anda mengalami masalah dengan IC power laptop, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi yang ahli untuk mendapatkan saran dan perbaikan yang sesuai. Selain itu, pastikan untuk menggunakan suku cadang asli atau yang direkomendasikan oleh produsen untuk menjaga kualitas dan kinerja laptop Anda. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, seperti menggunakan perangkat perlindungan listrik, menjaga ventilasi laptop, dan menggunakan adaptor daya yang sesuai, Anda dapat mengurangi risiko kerusakan pada IC power laptop Anda.
Nyalakansambil dicas. Jika laptop nyala sebentar dan mati lagi, coba nyalakan sambil dicas. karena ada kemungkinan baterai laptop yang rusak, dan menyalakan laptop sambil dicharge akan membantu mendeteksinya. Jika masih tidak bisa, cobalah cabut baterai laptop dan charger kembali, lalu nyalakan. Jika masih tidak bisa, cobalah langkah ketiga.
Charger Laptop Mudah Rusak? Tips Berikut Membuat Charger Laptop Kamu Lebih Awet Charger Laptop Mudah Rusak? pengguna laptop belum mengetahui bagaimana tips agar charger laptop yang kita gunakan dapat bertahan lama tanpa ada problem dari komponen charger tersebut Menggulung kabel yang sering salah, Cara menggulung kabel charger laptop yang benar adalah dari bawaan pabrik itu sendiri. Ketika pertama kali kita beli laptop, pasti kabel sudah tergulung dengan rapi. Biasanya juga dilengkapi dengan sarung charger. Sebaiknya setelah kamu pakai laptop, gulung kabel charger seperti semula dan tempatkan pada sarung chargernya. Hal ini untuk menghindari putusnya kabel laptop di dalam kabel itu sendiri. Jika charger tidak bekerja, periksa dulu apakah outlet / stop kontak hidup sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan begini, kamu akan menghemat waktu dan usahamu, dan juga menghindari tindakan perbaikan yang tidak penting. Jangan gunakan charger laptop model tertentu untuk perangkat lain. Bahkan jika tegangan outputnya sama, arusnya mungkin berbeda. Selalu pasang konektor output DC ke laptop dahulu sebelum memasang konektor input ke outlet. Ini meruapakan metode yang paling tepat. Pastikan charger laptopmu berada dalam tempat yang kering dengan suhu ruangan. Karena seperti peralatan elektronik lain, charger laptop juga dapat mengalami kerusakan akibat suhu tinggi. Jangan tinggalkan charger laptop tersambung ke laptop terus – menerus untuk waktu yang lama. Jika baterai penuh, perlahan lepaskan kabel dari laptop. Jangan goncang atau pukul charger. Penanganan yang kurang tepat dapat merusak bagian dalam charger. Jangan meletakkan charger di tempat yang rawan terjatuh, seperti di pinggir meja. Dan pastikan charger di tempat aman, jauh dari jangkauan anak – anak. Juga pastikan jangan sampai cahrger terjatuh untuk menghindari kerusakan. Jangan samapai ujung kabel charger bersentuhan dengan benda logam lain, karena dapat menyebabkan arus pendek. Laptopmu bisa rusak jika diisi ulang dengan charger yang terkena arus pendek. Jangan tempatkan charger laptop di tempat yang dingin seperti di dekat pendingin ruangan agar chargr tidak lembab. Jangan menarik kabel untuk melepaskan sambungan di stop kontak, karena kawat di dalamnya mungkin dapat terputus atau longgar. So, Charger/Adaptor laptop mudah rusak? Silahkan dicoba dipraktekkan tip di atas Ÿ™‚ 2,184
1 February 2022 Berita KABAR – Mengetahui penyebab charger laptop rusak dan cara pencegahannya sangatlah penting. Pasalnya, adaptor charger merupakan aksesori terpenting untuk laptop atau laptop yang Anda gunakan. Fungsi pengisi daya sangat penting. Tanpa adaptor charger, laptop tidak akan bisa dicharge, dan tentunya juga tidak bisa digunakan. Hal yang mungkin kita anggap remeh sebenarnya bisa menjadi penyebab charger laptop rusak. Kebiasaan buruk saat menggunakan aksesoris charger, mungkin tidak akan terasa dalam waktu singkat. Namun lambat laun sepertinya menjadi penyebab adaptor charger laptop rusak. Karena itu, Anda harus tahu apa yang bisa menyebabkan kerusakan. Berikut ini tim Telset akan memberikan informasi, apa penyebab adaptor charger laptop rusak dan juga bagaimana cara mencegahnya. Baca juga Penyebab Laptop Tidak Bisa Main Game dan Cara Mengatasinya Ada 11 penyebab charger laptop rusak. Penyebab-penyebab tersebut harus dipelajari dan dihindari agar laptop tetap awet dan bisa digunakan bertahun-tahun. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini! 1. Asal Cabut Pengisi Daya2. Menggunakan Pengisi Daya Bukan Default3. Memasang Konektor Pengisi Daya dengan Hati-hati4. Kabel yang Sering Bergulir atau Mengurai5. Lama Terhubung dengan Stopkontak6. Kerusakan Baterai Laptop 7. Laptop Kepanasan 8. Gangguan pada Port Charger Laptop9. Menggunakan Pengisi Daya Palsu atau Tidak Resmi10. Masalah Driver Laptop11. Kabel Charger Rusak 1. Asal Cabut Pengisi Daya Penyebab pertama charger laptop mudah rusak adalah kesalahan dalam mencabut colokan. Seringkali kita sedang terburu-buru atau karena sudah menjadi kebiasaan, saat melepas steker dari soket listrik, kita cabut saja. Hal ini akan merusak charger dan merusak colokan charger laptop, karena saat Anda menarik kabelnya, serat tembaga di dalamnya juga bisa terputus. Untuk mengatasinya, kita harus berhati-hati saat mencabut steker. Pegang kepala pengisi daya saat ingin melepasnya dari stopkontak dinding, agar tidak menyebabkan serat kabel terputus. 2. Menggunakan Pengisi Daya Bukan Default Apakah Anda suka menggunakan charger tidak resmi atau bukan yang bawaan saat mengisi baterai laptop? Kebiasaan buruk ini bisa menjadi penyebab charger laptop tidak berfungsi. Berbeda dari smartphonePada umumnya charger laptop memiliki port yang berbeda-beda untuk setiap merek atau bahkan modelnya. Jika Anda memasang adaptor pengisi daya ke laptop yang tidak dipasangkan, dapat menyebabkan konektor putus. Tentu saja adaptor yang dihasilkan tidak dapat berfungsi dengan baik. Parahnya lagi, tidak hanya adaptor charger saja yang rusak, laptop juga bisa rusak. 3. Memasang Konektor Pengisi Daya dengan Hati-hati Meski menggunakan adaptor charger bawaan, Anda juga harus berhati-hati saat mencolokkannya ke laptop. Jangan sampai Anda merusak pin tembaga di ujung konektor. Untuk mencegah kerusakan tersebut, pasang konektor dengan hati-hati. Jangan kasar saat memasang adaptor pengisi daya. Pastikan juga konektor terpasang dengan benar dan tidak bengkok, yang akan merusaknya. Baca Juga Cara Melihat Password Wifi Yang Sudah Terkoneksi 4. Kabel yang Sering Bergulir atau Mengurai Kabel yang sering melilit dan terurai juga bisa menjadi penyebab charger laptop tidak berfungsi. Karena ketika digulung atau diurai tentunya kabel mengalami perubahan bentuk yang mungkin tidak terlihat langsung dari luar. Untuk mencegah kerusakan seperti itu, jangan terlalu sering memutar dan mengurai kabel adaptor pengisi daya laptop. Posisikan laptop di tempat yang tepat, sehingga Anda tidak perlu sering mengganti gulungan kabel adaptor pengisi daya. 5. Lama Terhubung dengan Stopkontak Penyebab lain kerusakan charger laptop adalah terlalu lama disambungkan soket listrik atau hentikan kontak. Seringkali kita membiarkan adaptor dicolokkan ke stopkontak saat tidak digunakan. Ini akan menyebabkan adaptor menjadi terlalu panas, dan pada akhirnya akan gagal. Untuk mencegah hal tersebut tentunya dengan tidak membiarkan adaptor terus disambungkan ke listrik saat tidak digunakan. Toh bukan hanya penyebab charger laptop cepat rusak, membiarkan adaptor charger tetap terhubung saat tidak dibutuhkan akan membuang-buang konsumsi listrik. 6. Kerusakan Baterai Laptop Tunggu, apakah baterai laptop yang rusak juga bisa menjadi penyebab adaptor charger rusak? Ada dugaan bahwa baterai yang rusak akan membuat adaptor pengisi daya tidak dapat mengalirkan listrik secara maksimal. Akibatnya, pengisi daya rusak bersama dengan baterai. Untuk itu anda disarankan untuk mengecek kondisi baterai laptop secara berkala untuk mengetahui kondisi baterai laptop anda. Baca juga 10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Laptop, Biar Tahan Lama! 7. Laptop Kepanasan Penyebab lainnya adalah kondisi laptop yang terlalu panas. Biasanya suhu laptop bisa menjadi panas karena digunakan dalam waktu lama atau digunakan di luar ruangan, terutama saat cuaca panas. Masalah laptop panas ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat merusak berbagai komponen lain pada laptop, termasuk charger. Maka dari itu, cara memperbaiki charger laptop yang tidak berfungsi saat suhu laptop naik atau panas adalah dengan berhenti sementara. Tujuannya untuk menjaga kondisi laptop dan perangkat pendukung seperti charger agar tidak rusak dan tetap awet. 8. Gangguan pada Port Charger Laptop Gangguan pada port atau lubang yang menghubungkan charger ke laptop juga bisa menjadi penyebab adaptor rusak. Masalah debu atau terkena cipratan air bisa menjadi beberapa penyebab port charger laptop rusak. 9. Menggunakan Pengisi Daya Palsu atau Tidak Resmi Penyebab adaptor charger rusak selanjutnya adalah karena Anda menggunakan charger tidak resmi alias KW. Pengisi daya KW memiliki kualitas yang lebih rendah daripada produk aslinya. Sebaiknya beli charger laptop original dari toko resmi agar bisa mendapatkan perangkat charger yang lebih awet. 10. Masalah Driver Laptop Driver laptop juga merupakan aspek penting. Disarankan untuk selalu mengupdate software driver laptop untuk mencegah kerusakan pada hardware, termasuk yang berhubungan dengan proses charging. Bisa jadi, kerusakan pada driver membuat adaptor charger tidak bisa mengisi daya laptop dengan stabil dan maksimal. 11. Kabel Charger Rusak Akhirnya kabel charger rusak. Hal ini harus Anda perhatikan karena kerusakan kabel dapat mengganggu proses pengisian baterai laptop. Untuk itu Anda disarankan untuk menjaga kondisi kabel atau menggantinya jika sudah terkelupas. Nah, itulah tadi informasi lengkap tentang 11 penyebab adaptor charger laptop rusak. Semoga informasi ini bermanfaat agar Anda bisa lebih bijak dan bisa menjaga perangkat sehari-hari Anda. NM/MFJSnC.