Jikasuami yang berhutang sebanyak 2 miliar tanpa persetujuan istri, apakah istri boleh mengajukan untuk meminta cerai? Perceraian adalah hal yang tentunya sangat dijauhi dan tidak ingin dihadapi oleh setiap orang yang sudah berumah tangga, entah apapun alasannya tentunya setiap orang yang sudah memutuskan untuk berumah tangga ingin Gegara keceplosan mengucap kata cerai, Caitlin Halderman langsung memohon maaaf kepada Desta. Bahkan, Caitlin Halderman sampai berlutut di depan Desta. Tampaknya, Caitlin tak bermaksud menyinggung Desta di acara acara Tonight Show. Pasalnya, hubungan pernikahan Desta dan istrinya, Natasha Rizky sudah di ujung tanduk. Proses cerai yang diajukan Desta terhadap Natasha Rizky sempat membuat publik heboh. Momen Caitlin keceplosan menyebut kata 'cerai' di depan Desta berawal saat artis blasteran berpura-pura menjadi pengantin baru dengan penonton di acara Tonigth Show. Cuplikan acara itu pun sempat viral setelah diunggah ulang akun Twitter sosmedkeras, beberapa waktu lalu. Baca JugaUsap-usap Pundak Virgoun, Tangis Ibunda Inara Rusli Pecah di Sidang Mediasi Semua Orang Tua Tak Mau Anaknya Berpisah Semua berawal saat Desta menanggapi gimik Caitlin Halderman yang disebut sedang marah kepada suaminya. "Lu marah sama suami lu?" ujar Desta bertanya ke Caitlin. "Hah, enggak marah. Udah cerai," jawabnya spontan. Caitlin baru tersadar spontan menyebut kata cerai setelah tangannnya dicolek oleh Desta. Tak lama, Caitlin langsung memohon maaf sembari berlutut di depan Desta. "Maaf maaf," kata Caitlin. Baca JugaGirang Dapat Hadiah Ponsel Baru dari Virgoun, Eva Manurung Sindir Inara Rusli Udah Gak Ada Penghalang "Elu juga!" ujar Vincent Rompies menyalahkan Desta karena sudah memulai gimmick itu. Setelah itu, Caitlin Halderman tampak terpingkal-pingkal setelah melihat ekspresi Desta yang pura-pura bersedih setelah rekan barunya itu menyebut kata cerai. Tawa penonton di studio pun pecah saat melihat Catlin Halderman salah tingkah hingga tak bisa berkata-kata memohon maaf ke Desta. Aksi Desta yang pura-pura sedih bikin netizen ketawa ngakak. "Udah, udah. Enggak apa-apa. Enggak usah diterusin lagi. Udah, udah," ucap Desta meminta kembali fokus ke permainan. Sepertinya Desta ingin tidak ada lagi pembahasan soal perceraian. Cuplikan tayangan video itu menjadi sorotan netizen dan dihujani beragam komentar. Banyak netizen yang menyoroti reaksi Desta setelah Caitlin Halderman spontan menyebut kata cerai. "Mau ketawa tapi nggak jadi soalnya kisah hidup Desta sendiri wkwk," tulis seorang netizen. "Desta juga bercanda kok itu, semua juga senang, santai ajalah," timpal yang lain disertai emoji tertawa. "Wkwwkwk Desta sempat ketawa abis itu mingkem pas sadar," sahut netizen lainnya. Sebagai informasi, Desta sedang menjalani proses cerai dengan sang istri Natasha Rizki. Desta dalam perceraian ini sebagai penggugat. SumberAkantetapi, jika salah seorang di antara mereka meninggal dunia setelah masa iddah talaq raj'i berakhir, maka masing-masing tidak lagi saling mewarisi. Berbeda halnya dengan suami istri yang masih dalam masa iddah talaq bain, maka antara suami dan istri tersebut tidak saling mewarisi sejak dijatuhkannya talaq bain tersebut.403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID n2Ik5lprkKS0eg8H34QVNm9zE3-O7O0MMKLjMb8OVYyAJT0E3pZHUA==Adasituasi dan alasan di mana isteri dibenarkan meminta cerai dari suami. Berikut disenaraikan beberapa situasi tersebut; 1. Suami menyuruh isteri berzina. Kes ini selalu kedengaran apabila suami mempunyai hutang dan isteri dijadikan bayaran kepada hutang tersebut. 2. Suami menyuruh isteri minum arak. Ada juga berlaku dalam masyarakat kita di Perceraian merupakan berakhirnya pernikahan antara suami dan istri. Baik suami maupun istri bisa mengajukan gugatan cerai ke pengadilan. Pada saat kasus ditangani pengadilan, untuk mencapai ketuk palu cerai, terdapat beberapa tahapan. Lalu, bagaimana jika suami minta cerai? Bagaimana cara menyikapinya? Simak ulasannya berikut ini. Aturan dalam Meminta Cerai Berikut beberapa aturan/langkah apabila ingin mengajukan cerai, antara lain Mempersiapkan dokumen yang diperlukan Berikut beberapa dokumen yang harus disiapkan, antara lain Surat nikah asliFotokopi surat nikahFotokopi Kartu Tanda Penduduk KTP dari penggugatSurat keterangan dari kelurahanFotokopi Kartu Keluarga KKFotokopi akte kelahiran anak jika memiliki anakMeterai Jika Anda ingin menggugat harta gono gini atau harta milik bersama, ingatlah untuk tetap menyiapkan berkas-berkas, seperti surat sertifikat tanah, surat-surat kepemilikan kendaraan bermotor BPKB dan STNK, dan dokumen harta lainnya. Daftarkan gugatan cerai ke pengadilan Apabila kelengkapan dokumen telah disiapkan, Anda dapat pergi mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri. Untuk mendaftarkan gugatan cerai, Anda harus ke pengadilan di wilayah kediaman pihak tergugat. Contohnya apabila suami akan menggugat cerai istri, maka suami harus mengajukan gugatan tersebut di pengadilan tempat istri. Buat surat gugatan Ketika sampai di pengadilan, Anda dapat langsung menuju pusat bantuan hukum di pengadilan untuk membuat surat gugatan. Dalam surat gugatan cerai ini, Anda harus melampirkan alasan menggugat cerai. Alasan gugatan cerai juga harus dapat diterima oleh pengadilan, seperti ada unsur penganiayaan, penelantaran, kekerasan, pertengkaran terus menerus, dan alasan lainnya. Mempersiapkan biaya perceraian Seluruh biaya selama masa sidang cerai wajib dibayar oleh pihak yang mengajukan gugatan cerai. Biaya-biaya tersebut antara lain biaya pendaftaran dan materai, biaya proses ATK, biaya redaksi, dan biaya panggilan sidang. Biaya yang dikeluarkan selama proses sidang perceraian tergantung dari kedua belah pihak yang ingin bercerai. Apabila salah satu pihak tidak pernah menanggapi surat panggilan persidangan, maka pihak pengadilan memiliki hak dalam membebankan biaya yang lebih besar. Namun, hal ini kembali lagi tergantung pada jumlah ketidakhadiran pihak yang bercerai. Mengetahui tata cara dan proses selama persidangan Ketika proses persidangan berlangsung, kedua belah pihak harus menghadiri persidangan untuk mengikuti mediasi. Dengan adanya mediasi, diharapkan kedua belah pihak dapat berdamai dan menarik gugatannya. Namun, apabila keputusan untuk bercerai sudah bulat, maka akan dilanjutkan dengan pembacaan surat gugat perceraian. Apabila pihak tergugat tidak pernah memenuhi panggilan dari pihak pengadilan untuk mengikuti sidang, maka pihak pengadilan dapat membuat amar putusan yang berisi pemutusan sah antara suami dan istri. Amar putusan ini selanjutnya akan dikirimkan kepada pihak tergugat sebagai bukti kalau pernikahan telah berakhir. Jika pihak yang tergugat sama sekali tidak memberi tanggapan mengenai amar putusan, maka pihak pengadilan memiliki hak dalam membuat surat akta cerai. Mempersiapkan saksi Gugatan perceraian bisa berjalan dengan baik dan lancar apabila pihak penggugat memberikan alasan yang jelas terkait pengajuan gugatan cerai. Alasan ini juga akan disampaikan di pengadilan, termasuk menghadirkan saksi-saksi yang bisa memperkuat alasan perceraian. Saksi-saksi tersebut nantinya akan dihadirkan ketika sidang perceraian. Baca Juga Suami Berbohong Kepada Istri, Apa Penyebab dan Cara Menghadapinya? Penyebab Suami Minta Cerai Merasa tidak dihargai adalah penyebab suami minta cerai Laki-laki tentunya ingin merasakan dan mengekspresikan cinta yang mereka punya untuk pasangan mereka. Akan tetapi, ketika seorang laki-laki merasa kurang dihargai oleh seluruh keluarga, dia lebih cenderung menunjukkan kebencian daripada cinta. Itulah yang menjadi salah satu penyebab suami minta cerai. Berselisih dalam hal finansial Menurut beberapa psikolog, sebagian suami merasa bahwa ia merupakan pencari nafkah yang lebih tinggi dalam rumah tangga. Oleh sebab itu, beberapa pria akan mengeluhkan apabila pasangan menghabiskan seluruh uang yang telah dihasilkan. Baca Juga Dana Darurat Ideal Yang Harus Dipersiapkan Untuk Keluarga Perselingkuhan merupakan penyebab suami minta cerai Pada saat suami minta cerai karena perselingkuhan, hampir tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak keputusan yang dapat dihubungkan dengan perselingkuhan dan berapa banyak yang harus dikaitkan dengan faktor-faktor lain dalam hubungan. Tidak cocok atau sudah tidak memiliki persamaan Ketika pria mengharapkan pasangan yang mereka nikahi 10 tahun lalu menjadi orang yang sama dengan dia ketika di hari pernikahan mereka, hal tersebut tentu tidaklah mudah. Kenyataannya adalah, apabila Anda ingin tetap menikah, Anda harus tumbuh bersama atau Anda memiliki risiko tumbuh terpisah. Penyebab suami minta cerai yaitu keluhan tentang seks Pada saat seorang pria mengeluh tentang kehidupan seksnya yang kurang, kekhawatiran yang mendasarinya yaitu bahwa pasangannya tidak lagi menganggapnya menarik secara fisik. Ketakutan yang tidak terucapkan untuk seorang pria adalah bahwa ia sudah tidak lagi menarik. Mengajaknya ngobrol empat mata Ketika suami minta cerai, Moms tentu ingin mengetahui apa alasan di balik keinginan tersebut. Suami tentu mempunyai pemikiran dan alasan kuat sendiri sampai akhirnya memutuskan untuk minta cerai. Ajak ngobrol secara baik-baik apakah ada solusi lain yang bisa dilakukan selain bercerai, terutama apabila pernikahan telah dikaruniai anak. Penting untuk diingat bahwa psikis dan masa depan anak seringkali menjadi taruhan kala orang tuanya memutuskan untuk bercerai. Tidak perlu panik dalam menyikapi suami yang minta cerai Panik merupakan hal yang wajar terjadi saat suami minta cerai, namun usahakan untuk tetap tenang. Sebaiknya Moms tetap menjaga emosi untuk tidak langsung marah-marah pada suami karena hal ini mungkin dapat membuatnya semakin kukuh untuk cerai. Menyibukkan diri Menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas dinilai dapat menjadi salah satu cara efektif guna melampiaskan emosi yang ada. Oleh sebab itu, hindari sendirian di rumah tanpa kegiatan. Moms dapat melakukan beberapa aktivitas seperti olahraga, meditasi, yoga, mendengarkan musik atau melakukan hobi yang Moms sukai. Itulah beberapa penyebab dan cara menyikapi suami minta cerai, semoga bermanfaat! Baca Juga Suami Tidak Bekerja, Apa yang Harus Moms Lakukan? Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.
DiFacebook, Dr Kamarul Ariffin Nor Sadan berkongsi kisah pesakit pasangan warga emas yang sering bersama ke mana-mana. Setiap kali ke klinik untuk mendapatkan rawatan, si isteri akan berceloteh ramah mengusik suaminya yang dikatakan liat makan ubat. Namun, pada suatu hari, si suami datang berseorangan ke klinik dalam keadaan sugul. Apabila ditanya, isteri rupa-rupanya sudah dipanggil Ilahi
Diharamkan bau surga untuk istri yang menggugat cerai suami tanpa alasan yang jelasDalam Islam, pernikahan adalah sebuah ibadah yang menjadi penyempurna agama. Maka dari itu, setiap pasangan sebelum memutuskan untuk menikah, alangkah baiknya mempertimbangkan dahulu segala hal secara matang. Hal ini dilakukan untuk menghindari rumah tangga dari berbagai masalah yang seharusnya bisa diselesaikan baik-baik. Dalam menentukan sosok jodoh pun kita harus teliti dan yakin, karena tak bisa dipungkiri dalam hubungan rumah tangga risiko berpisah karena ketidakcocokan dan masalah bisa saja adalah hal yang dibenci oleh Allah SWT, tetapi diperbolehkan jika alasannya jelas. Islam adalah agama yang senantiasa menganjurkan seluruh umatnya membina rumah tangga yang baik dengan penuh rasa kasih jika perceraian diperbolehkan, bagaimanakah pandangan Islam ketika seorang istri ingin berpisah dengan suaminya?Untuk menjawab pertanyaan tersebut, telah merangkum informasinya dalam hukum istri meminta cerai dalam Islam, alasannya harus kuat dan Ma, mari kita simak penjelasannya!Pengertian Gugat CeraiPexels/cottonbro studioSebelum membahas lebih dalam mengenai hukum istri gugat cerai dalam Islam , perlu dipahami terlebih dahulu apa itu gugat cerai secara definisinya. Gugat cerai adalah istilah yang diberikan kepada seorang istri yang mengajukan cerai kepada tersebut harus diajukan kepada pihak pengadilan dan selanjutnya akan diproses oleh lembaga tersebut. Disetujui atau tidaknya pengajuan cerai tersebut, hanya bisa ditentukan oleh lembaga pengadilan, dengan melihat landasan Islam, gugatan cerai memiliki dua istilah yaitu fasakh dan khulu. Keduanya memiliki pengertian dan ketentuannya masing-masing berdasarkan pada syariat KhuluPexels/cottonbro studioKhulu artinya meninggalkan atau membuka pakaian. Namun dalam konteks hubungan rumah tangga, khulu adalah suatu bentuk putusnya ikatan suami istri dalam pernikahan. Dalam khulu terdapat uang tebusan atau ganti rugi, serta iwadh. Khulu bisa terjadi apabila seorang istri yang meminta untuk diceraikan oleh suaminya, tetapi syaratnya adalah membayar uang sebagai ganti mahar yang telah FasakhPexels/cottonbro studioSecara bahasa, fasakh artinya pembatalan, pemisahan, penghilangan, pemutusan, atau penghapusan. Sedangkan berdasarkan istilahnya adalah pembatalan pernikahan karena sebab yang tidak memungkinkan hubungan tersebut untuk ketentuan alasan diperbolehkannya fasakh yaitu, pasangan yang mengalami cacat atau penyakit berbahaya. Hal ini berdasarkan pada hadis riwayat Al-Baihaqi, dari Ibnu 'Umar bin Al-Khathab bahwa Rasulullah SAW pernah bersabdaููููุงูู ุงูููุจูุณูู ุซูููุงุจูููุ ููุงููุญูููู ุจูุฃููููููู ููููุงูู ููุฃูููููููุง ุฏููููุณูุชูู ู ุนููููููArtinya"Kenakanlah pakaianmu dan kembalilah kepada keluargamu. Kemudian beliau bersabda kepada keluarganya, Kalian sembunyikanlah kekurangannya dariku!" HR Al-Baihaqi dan Abu Yala. Lalu, Sa'id bin Al-Musayyib juga meriwayatkanุฃููููู ูุง ุฑูุฌููู ุชูุฒููููุฌู ุงู ูุฑูุฃูุฉูุ ููุจููู ุฌููููููุ ุฃููู ุถูุฑูุฑูุ ููุฅููููููุง ุชูุฎููููุฑู. ููุฅููู ุดูุงุกูุชู ููุฑููุชู. ููุฅููู ุดูุงุกูุชู ููุงุฑูููุชูArtinya"Bilamana seorang laki-laki menikahi seorang perempuan, dan laki-laki itu mengalami gangguan jiwa atau mengidap penyakit berbahaya, maka si perempuan diberi pilihan khiyar. Jika mau, ia boleh meneruskan perkawinan. Jika tidak, ia boleh bercerai,โ HR Malik.Editors' PicksMubah jika Syarat dan Alasannya JelasPexels/cottonbro studioHukum istri yang meminta cerai dalam Islam boleh diajukan, tetapi syaratnya harus sesuai dengan aturan syariat sebuah hadis diriwayatkan seorang perempuan yang takut berbuat kufur, karena ia tidak menyukai suaminya meski ia memiliki perangai yang baik. Hal tersebut disampai dari Ibnu' Abbas, bahwasanya istri Tsabit bin Qais mendatangi Nabi SAW dan berkataWahai, Rasulullah. Aku tidak mencela Tsรขbit bin Qais pada akhlak dan agamanya, namun aku takut berbuat kufur dalam Islam,โ Lalu Nabi SAW bersabdaโApakah engkau mau mengembalikan kepadanya kebunnya?โ Ia menjawab,โYa, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ,โ lalu beliau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda โAmbillah kebunnya, dan ceraikanlah ia,โ HR Al-Bukhari.Berdasarkan syariat hukumnya, perpisahan hubungan rumah tangga harus ada kesepakatan dari kedua belah pihak baik suami maupun istri, terutama perihal tebusan. Kesepakatan ini tujuannya menunjukkan bahwa ada kerelaan dari pihak suami untuk menerima tebusan, dan ada kesanggupan dari pihak istri membayar tebusan yang dijelaskan sebelumnya, bahwa hukum gugatan cerai dari istri yaitu mubah jika memenuhi persyaratan. Hal tersebut pun disebutkan oleh Imam Abu Ishak Ibrahim bin Yusuf Al- Fairuzzabadi al Syairazi dalam Al-Muhadzdzab fi Fiqh al0Imam al- Syafi'iุฅุฐุงูุฑูุชุงูู ุฑุฃุฉุฒูุฌูุงููุจุญู ูุธุฑุฃูุณูุกุนุดุฑุฉูุฎุงูุชุฃููุงุชุคุฏูุญููุฌุงุฒุฃูุชุฎุงูุนูุนููุนูุถArtinya"Apabila seorang perempuan benci terhadap suaminya karena penampilannya yang jelek, atau perlakuannya yang kurang baik, sementara ia takut tidak akan bisa memenuhi hak-hak suaminya, maka boleh baginya untuk mengajukan khuluk dengan membayar ganti rugi atau tebusan.โDiharamkan jika Tanpa Alasan Syar'iPexels/cottonbro studioDalam sighat ta'liq yang menjadi acuan dari pernikahan muslim di Indonesia, disebutkan bahwa suami yang tidak memberikan nafkah maka istrinya dapat mengajukan perceraian. Lalu, apabila permohonan istri telah terbukti melanggar sighat ta'liqnya, jatuhlah talak yang apabila hal pengajuan cerai dari istri tidak terbukti benar adanya dan melenceng dari syariat islam. Maka hukumnya haram, hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW pernah bersabdaSiapa saja perempuan yang meminta menuntut cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka diharamkan bau surga atas perempuan tersebut,โ HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, dan Ibnu Majah.Bahkan dijelaskan pula bahwa ketika ada seseorang perempuan yang tiba-tiba mengajukan cerai tanpa ada sebab atau kesalahan dari sang suami, sejatinya perempuan itu termasuk dalam golongan manusia yang ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุงูููู ูุฎูุชูููุนูุงุชู ููููู ุงููู ูููุงููููุงุชู Artinya "Orang-orang perempuan yang khulu, mereka itu adalah perempuan munafik.โ Sabda Rasulullah SAW dari Kasyful Ghummah, hal. 78, jilid perceraian diperbolehkan dalam syariat Islam, tetapi hal tersebut sangat dibenci oleh Allah SWT dan para RasulNya. Perceraian tidak hanya memutuskan hubungan pernikahan suami dan istri, tetapi berisiko besar menyebabkan konflik dan merenggangnya hubungan antar kedua perpisahan ini juga bisa berdampak besar untuk sang buah hati, sebab mereka terancam tidak akan mendapatkan kasih sayang dan kehangatan lagi dari keluarga yang utuh. Dalam hal ini, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwaููููุงูู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูุจูุบูุถู ุงููุญูููุงูู ุงูููู ุงูููููู ุนูุฒููููุฌูููู ุงูุทููููุงููArtinyaโPerkara halal yang sangat dibenci ialah talak cerai,โ Kasyful Ghummah, halaman. 78, jilid 2Waktu yang Diharamkan untuk Istri Meminta Cerai dari SuamiPexels/cottonbro studioApabila pengajuan cerai diperbolehkan apabila suami melalaikan hukum Allah SWT, maka hal yang sebaliknya pun berlaku. Perceraian menjadi haram jika seorang istri menggugat suaminya yang berakhlak baik, memenuhi kebutuhan hidup keluarga, serta tak ada permasalahan yang terjadi di antara kedua dan Rukun Khuluk dalam Proses PerceraianPexels/cottonbro studioTerdapat beberapa syarat khuluk pengajuan cerai dari istri yang perlu dipahami, yaitu sebagai berikut berada di bawah dalam bertindak atas rugi khuluk yakni sesuatu yang bisa dijadikan mahar dalam untuk rukun khuluk menurut jumhur ulama selain Mazhab Hanafi, yaitu sebagai berikutHarus terdapat ijab atau pernyataan dari pihak suami atau wakilnya, apabila suami memiliki gangguan keduanya masih sah suami dan kesepakatan ganti rugi dari pihak lafal yang menujukkan dari pengertian menerima khuluk sesuai dengan ijab dari Istri Berhak Meminta Cerai pada SuamiPexels/cottonbro studioBerdasarkan pada hukum, syarat, dan rukun pengajuan cerai dari istri kepada suami. Inilah beberapa alasan diperbolehkannya khuluk, yaitu sebagai berikutSuami tidak mampu memenuhi hak istriSebagai sosok kepala rumah tangga dan imam, suami wajib menafkahi istri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tak hanya itu, ia juga harus bisa menggauli istri dengan baik sesuai dengan syariat apabila dalam hubungannya sang suami sangat pelit, perhitungan, dan enggan untuk memenuhi kewajibannya. Maka istri berhak mengajukan merendahkan istriAlasan satu ini termasuk dalam ciri suami durhaka karena merendahkan harkat dan martabat istrinya sendiri. Islam sangat melarang suami yang merendahkan pasangannya, terlebih jika ia sudah berani melakukan KDRT secara verbal maupun non dari itu, istri berhak meminta cerai apabila suami merendahkan dan melakukan kekerasan yang membahayakan pergi dalam waktu yang lamaLamanya kepergian suami dari rumah hingga lebih dari enam bulan, dikhawatirkan akan terjadi risiko buruk seperti fitnah, atau hilangnya perasaan istri pada divonis mengidap penyakit yang berbahayaIstri diperbolehkan menceraikan suami yang memiliki penyakit yang menular. Hal ini dilakukan demi kebaikan istri serta keluarga yang yang fasikFasiknya suami disebabkan oleh dosa besar yang ia lakukan, atau ketika ia tak melaksanakan kewajiban fardu hingga merusak akad nikahnya. Apabila istri sudah mencoba untuk menasihati suami, tetapi tak diperdulikan maka hukum istri meminta cerai adalah alasan pengajuan cerai dari istri juga diatur dalam UU 174 pasal 39, lalu PP 975, dan bahkan di Kompiliasi Hukum Islam nomor 116. Adapun rinciannya sebagai berikutBerzina, menjadi pemadat, penjudi yang sulit untuk pihak lain selama dua tahun berturut tanpa hukuman penjara selama lima cacat badan permanen sehingga tidak bisa menjalankan kewajibannya dalam rumah taklik Ma, itulah hukum istri meminta cerai dalam Islam, alasannya harus kuat dan jelas. Semoga seluruh informasi yang berdasar pada firman Allah SWT dan hadis Rasulullah SAW bisa menambah wawasan Mama jugaTidak Bisa Sembarangan, Begini Hukum Istri Minta Cerai Menurut Islam12 Ciri Suami Durhaka menurut Islam, Merendahkan Martabat IstriHukum Suami Perhitungan terhadap Istri dalam Islam9menit yang lalu. TRIBUNTRENDS.COM - Kisah viral, seorang wanita hilang selama 14 tahun. Namun ia tiba-tiba muncul dan langsung minta cerai kepada suaminya. Sang suami pun terkejut dengan MENGIYAKAN PERMINTAAN CERAI ISTRI, APA JATUH TALAK? Mengiyakan Permintaan Cerai Istri ketika istri berkata "ceraikan aku" Suami menjawab "iya" apakah hukumnya jatuh talak? Kalau iya, talak kinayah atau sharih? Saya sudah menikah 8 tahun dan memiliki seorang putra berusia 6 tahun. Saya mau menanyakan beberapa hal mengenai nusyuz/permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga saya. Saya akan ceritakan kondisi awal nya di 4 bulan pertama pernikahan saya pada tahun 2007, saya bertengkar hebat dg istri sampai istri saya sempat meminta cerai dengan emosi yg meluap-luap, karena terpancing emosi akhirnya saya melontarkan kata talak 1 pada istri. Namun saat itu juga saya menyesal dan langsung konsultasi dg ustadz terdekat, beliau menyuruh saya agar segera menemui istri untuk rujuk. Jadi saat itu istri saya terhitung resmi dijatuhi talak 1 meski akhir nya rujuk kembali. TOPIK KONSULTASI ISLAM MENGIYAKAN PERMINTAAN CERAI ISTRI, APA JATUH TALAK? CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM Tapi selang 7 tahun kemudian kami bertengkar lagi dan ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan 1. Pada bulan Oktober 2014 lalu, saya bertengkar hebat dengan istri saya hingga istri saya hingga istri saya meminta cerai dari saya, saat itu saya jawab "Ok, tapi anak harus ikut saya.." dengan tujuan menakut-nakuti istri agar mengurungkan niat cerai nya. Tapi istri saya justru menjawab terserah seakan menyetujui, meski pd akhir nya kami bs mnyelesaikan masalah tersebut dengan damai. Yang ingin saya tanyakan, apakah kalimat saya tersebut bisa mngakibatkan jatuh nya talak atau tidak..? 2. Pada bulan maret 2015 , kami bertengkar hebat lagi karena saya merasa cemburu pada rekan kerja istri saya yang akhirnya menyulut emosi saya. Hingga pada tanggal 18 maret 2015 istri saya memutuskan untuk tinggal sementara di rumah orang tua nya dengan tujuan saling menenangkan diri. Pada tanggal 22 maret 2015 saya menjemput istri saya dari rumah orang tua nya, namun istri saya bersedia pulang dengan mngajukan syarat, jika sampai sehari setelah hari jadi pernikahan kami ternyata saya membuat istri saya menangis lagi karena masalah yang sama, maka saya harus bersedia menceraikan istri saya hari jadi pernikahan kami jatuh pd tanggal 07 april 2015, berjarak 2 minggu dari hari saya menjemput istri saya. istri saya lalu meminta untuk berjabat tangan sebagai tanda persetujuan, Saat itu saya mengiyakan syarat yg di ajukan dan menjabat tangan istri saya semata2 agar istri mau di ajak pulang, namun dalam hati sebenar nya saya tidak bersedia. Namun sebelum tanggal yg di maksud, saya menampakkan emosi dari kecemburuan saya lagi secara spontan, hingga akhir nya istri saya minta di antarkan kembali ke rumah orang tua nya. Pertanyaan nya; apakah persyaratan tersebut bisa dianggap sah dengan mengiyakan persyaratan dari istri meskipun sebenar nya saya tdk bersedia..? Karena ada beberapa pendapat dari kerabat saya, jika kedua nya berjabat tangan, persyaratan teraebut dianggap sebuah kesepakatan/perjanjian dan hukum nya sah.. dan apakah jatuh talak karena saya sudah membuat istri saya menangis lagi bertepatan dengan tanggal yang ada dalam syarat yang dia minta..? 3. Pada bulan april 2015, setelah kejadian di point ke 2, saya dan istri sepakat untuk memberi diri masing2 waktu untuk introspeksi diri dengan mengizinkan istri saya tinggal sementara selama 3 bulan di rumah orang tua nya, saya juga sempatkan menelpon ibu nya untuk menitipkan istri saya selama disana. Namun pada saat saya mengantar istri ke rumah orang tua nya, rupanya ibu mertua saya salah paham dengan pernyataan saya yg mengira bahwa itu adalah kalimat talak kinayah/sindiran yg merujuk pd perpisahan. Hingga terjadi perdebatan yg cukup alot selama saya berada disana. Namun karena saya tidak bermaksud seperti itu, maka saya bersikeras tidak menganggap itu kalimat talak. karena saya terus2an disudutkan oleh kesalahpahaman tersebut, akhirnya saya bilang ke ibu mertua saya.. " ya sudah.. kalau itu ibu anggap talak, ok.. anggap aja itu talak.. tapi talak 1.." Hal itu saya utarakan agar tidak memperpanjang perdebatan dg ibu mertua saya, dan ungkapan talak 1 itu agar ibu mertua saya tidak menganggap bahwa istri saya sudah benar2 lepas dari tanggung jawab saya.. dan saat itu saya sempat lupa bahwa saya pernah mentalak 1 istri saya di awal pernikahan. Pertanyaannya; apakah ucapan tersebut bisa menyebabkan jatuh nya talak pada istri saya atau tidak? Karena melihat situasi dimana ada kesalahpahaman dan saya disudutkan untuk mengakui bahwa ucapan saya itu adalah talak kinayah.. 4. Dan pertanyaan terakhir, tanggal 14 juli 2015 kemarin, saya tanpa sengaja mengucapkan talak mu'allaq pada istri saya, karena pagi itu kami bertengkar hebat lagi dan dia mngancam akan kembali lagi ke rumah orang tua nya, saat itu kami memang ada rencana utk pulang ke kampung halaman saya pada esok hari nya, agar dia mengurungkan niat nya untuk pergi, maka saya ancam akan menceraikan dia jika dia tetap berangkat ke rumah orang tua nya. Saat itu istri saya sempat berpamitan dlu sebelum berangkat. Karena saya pikir dia hanya mnggertak, jd saya berpura2 tdk dengar agar dia tdk brgkat, tp ternyata istri saya tetap berangkat karena merasa sudah mendapat izin dari saya. Selang beberapa lama saya baru tersadar bahwa istri saya telah keluar dari rumah, segera saja saya mnta dia utk segera balik ke rumah agar talak tersebut tdk jatuh. Tapi istri saya sdh terlanjur naik kendaraan umum dengan hati masih penuh emosi. Dan besok nya saya lgsg datangi rumah orang tua nya yg saat itu sedang tidak ada orang, sehingga tidak ada saksi. pada saat itu saya untuk meminta rujuk dan mengajak nya pulang ke kampung halaman saya, disana saya berusaha merayu agar istri saya bersedia ikut sekaligus memperbaiki keharmonisan rumah tangga kami, namun istri saya tidak bersedia bahkan tetap meminta perceraian dan karena hari itu saya hanya memiliki sedikit waktu sblm jdwal kberangkatan saya ke kampung halaman jd saat itu saya merasa putus harapan untuk merayu nya, sampai akhir nya dengan sedikit emosi saya menantangnya bersalaman sambil berkata " ya sudah.. kalau memang keputusan nya sudah bulat, ayo kita salaman.. deal." Kata2 itu bertujuan untuk mempertegas bahwa saya kesana ingin memperbaiki hubungan kami, tapi seperti nya dia enggan merespon niat baik saya. Mendengar kalimat saya istri saya terdiam dan balik bertanya " deal untuk apa..?" Dan kalau menurut istri saya, saya jawab dengan spontan "deal.. cerai..". Karena saya sendiri lupa apakah kata cerai itu memang keluar dari mulut saya atau tidak. Yang saya ingat Istri saya memang mengingatkan kl dia bersedia bersalaman maka talak akan jatuh dan kami akan resmi cerai secara agama.. mendengar itu saya tarik kembali uluran tangan saya dan kami sama2 terdiam. Tapi akhir nya kami sama2 tau bahwa sbnr nya emosi kami berdua memang meluap2, tp perceraian apalagi sampai talak 3 bukan menjadi tujuan kami. Apalagi kami telah di karuniai seorang putra. Pertanyaan nya, apakah tawaran talak saya dengan bersalaman itu sdh termasuk jatuh talak atau tidak..? Jika iya, maka sudah masuk talak ke berapa..? Dan apakah talak 3 ada masa iddah atau tidak. Mohon arahan nya ustadz, agar kami tidak terjebak dalam ketidak tahuan kami.. Terimakasih ustadz.. JAWABAN 1. Mengiyakan permintaan cerai istri apakah jatuh talak atau tidak, dalam mazhab Syafi'i ada dua pendapat a Dianggap talak sharih eksplisit. Menurut pendapat ini maka terjadi talak walaupun anda tidak berniat menceraikannya. b Dianggap talak kinayah implisit. Menurut pendapat ini maka tidak terjadi talak kecuali apabila disertai niat. Karena anda tidak berniat menceraikannya, maka talak tidak terjadi. Imam Nawawi dalam Minhaj Al-Tolibin menyatakan ููู ููู ูู ุงุณุชุฎุจุงุฑุง ุฃุทููุชูุง ููุงู ูุนู ูุฅูุฑุงุฑุ ูุฅู ูุงู ุฃุฑุฏุช ู ุงุถูุง ูุฑุงุฌุนุช ุตุฏู ุจูู ูููุ ูุฅู ููู ุฐูู ุงูุชู ุงุณุง ูุฅูุดุงุก ููุงู ูุนู ูุตุฑูุญ ูููู ููุงูุฉ . Artinya Apabila ditanyakan pada suami "Apakah kamu menceraikan istrimu" Suami menjawab, "Iya" maka itu dianggap ikrar pengakuan. Apabila suami berkata, "Maksud saya itu dulu, dan sekarang sudah rujuk" maka ucapan suami dibenarkan dengan sumpah. Apabila hal itu dikatakan pada suami untuk kepastian, lalu suami menjawab, "Iya" maka hukumnya menjadi talak sharih, menurut satu pendapat dianggap talak kinayah. Khatib Al-Syarbini dalam Mughni Al-Muhtaj hlm. 4/528 menjelaskan pendapat kedua talak kinayah sebagai berikut ูููู ูู ููุงูุฉ ูุญุชุงุฌ ูููุฉ ูุฃู ูุนู ููุณุช ู ุนุฏูุฏุฉ ู ู ุตุฑุงุฆุญ ุงูุทูุงู Artinya Ucapan "Iya" dianggap talak kinayah yang membutuhkan niat karena "iya" tidak dianggap talak sharih. Bahkan, dalam mazhab Hanafi dikatakan bahwa mengiyakan menjawab "Iya" atas pertanyaan 'talak" itu tidak menimbulkan talak sama sekali. Imam Ibnul Hammam dalam Al-Fatawa Al-Hindiyah 8/138 menyatakan ููู ูุงูู ู ุฃู ูุนู ู ูู ุฌูุงุจ ุทูููู ูุง ุชุทูู ูุฅู ูููุ ููู ููู ูู ุฃูุณุช ุทููุชูุง ููุงู ุจูู ุทููุช ุฃู ูุนู ูุง ุชุทูู ูุงูุฐู ููุจุบู ุนุฏู ุงููุฑู ูุฅู ุฃูู ุงูุนุฑู ูุง ููุฑููู ุจู ูููู ูู ู ููู ุง ุฅูุฌุงุจ ุงูู ููู Artinya Kalau suami mengatakan "Iya" sebagai jawaban dari permintaan istri "Ceraikan saya!", maka tidak terjadi talak walaupun suami berniat talak. Apabila ditanyakan pada suami, "Bukankah kamu sudah menceraikan istrimu?" Lalu suami menjawab, "Iya, aku telah menceraikannya", tidak terjadi talak karena para ahli tradisi bahasa tidak menganggap berpisah; mereka memahami ucapan itu sebagai menjawab pertanyaan negatif nafi. 2. Taklik talak cerai kondisional, bersyarat hanya terjadi apabila yang membuat syarat itu suami, bukan istri. Namun, kalau istri yang membuat persyaratan dan itu lalu disetujui oleh suami, maka hukumnya berlaku sebagaimana hukum mengiyakan permintaan talak istri yakni ada dua pendapat sharih dan kinayah sebagaimana dalam jawaban poin 1. Anda bisa mengambil pendapat kedua talak kinayah yang mana kalau tidak disertai niat, maka tidak terjadi talak walaupun kondisi atau syarat yang disebut terjadi. 3. Tidak terjadi talak. Karena pokok bahasan utama antara anda dan ibu mertua saat itu adalah kalimat "menitipkan istri" dan pertengkaran anda dengan ibu mertua terkait dengan makna "menitipkan" itu. Jadi, ketika dalam perdebatan itu ada kata "talak" di dalamnya, maka itu tidak bermakna apapun yang berakibat pada perceraian. 4. Talak muallaq atau talak bersyarat itu terjadi kalau syaratnya terpenuhi. Dan syarat dalam kasus anda anda adalah pulangnya istri. Namun kalau istri tidak sengaja memenuhi syarat tersebut karena dia mengira sudah mendapat ijin dari suami, maka tidak terjadi talak. Al-Bakri dalam Ianah Al-Tolibin 4/23 menyatakan ููู ุนููู ุจูุนูู ุดูุฆูุงุ ููุนูู ูุงุณููุง ููุชุนูููุ ุฃู ุฌุงูููุง ุจุฃูู ุงูู ุนููููู ุนููู ูู ุชุทูู. Artinya Apabila suami mentaklik talak istrinya dengan perbuatan sesuatu. Lalu dia melakukannya karena lupa atau tidak tahu bahwa itu adalah syarat yang jadi syarat, maka tidak terjadi talak. Berapa talak yang sudah terjadi? Setidaknya sudah terjadi talak satu. Ini menurut pendapat jumhur dalam mazhab Syafi'i atau mazhab lain yakni saat anda mengatakan talak pada tahun 2007. Inipun masih terjadi perbedaan di kalangan ulama apabila anda mengucapkannya dalam keadaan marah besar sebagaimana dijelaskan di bawah. Namun demikian, ada pendapat dari ulama mazhab Hanbali yakni Ibnul Qoyyim dan sebagian ulama mazhab Hanafi bahwa ucapan talak dalam keadaan emosi itu tidak terjadi talak secara mutlak. Apabila mengikuti pendapat Ibnul Qoyyim ini, maka talak sama sekali belum terjadi antara anda berdua karena setiap ucapan talak yang anda keluarkan selalu dalam keadaan emosi tinggi. Lihat detail di sini. Mungkin ini pendapat yang bisa anda pegang saat ini kalau anda masih ingin melanjutkan hubungan rumah tangga dengannya. Namun pada saat yang sama sebaiknya hindari ucapan talak sebagai sarana untuk mengancam istri; juga hindari mengikuti kemauan istri untuk mengucapkan kata talak. Hubungan rumah tangga dengan ancaman takkan pernah mencapai ketenangan dan kedamaian jiwa. Baca juga Cara Harmonis dalam Rumah Tangga Baca detail Cerai dalam Islam
Kedurhakaanini akan memicu perceraian dalam suami dan istri sehingga mereka harus bercerai. Ketika sudah bercerai harus mengetahui mengenai hak asuh anak dalam perceraian sehingga anak tidak terlantarkan. Suami sudah bosan dengan istrinya. Kebosanan tetnu terjadi dalam suami dan istri jika tidk dapat membuat keluarga itu baik-baik saja.
RasulullahSAW bersabda, "Wanita mana saja yang minta cerai pada suaminya tanpa sebab, maka haram baginya bau surga." (HR. Abu Dawud: 2226, Darimi: 2270, Ibnu Majah 2055, Amad: 5/283, dengan sanad hasan) Adapun jika kondisi rumah tangga itu berubah, maka seorang wanita dibolehkan meminta cerai dengan beberapa syarat dan ketentuan.Dalamhal ini, pengadilan dapat mewajibkan kepada mantan suami untuk memberikan biaya penghidupan dan/atau menentukan sesuatu kewajiban bagi mantan istri. Hal tersebut diatur dalam Pasal 41 huruf c Undang-Undang Perkawinan. Apabila pengadilan telah mewajibkan mantan suami untuk menafkahi mantan istrinya namun ia menolaknya, maka hal itu
Jikasang suami tidak menunaikan hak utama sang istri, seperti tidak memberikan nafkah kepadanya, atau tidak membelikan pakaian untuknya, dan kebutuhan-kebutuhan primer yang lainnya, padahal sang suami mampu. 5. Jika sang suami ternyata tidak bisa menggauli istrinya dengan baik, misalnya jika sang suami cacat, atau tidak bisa melakukan hubungan
MINTACERAI KERANA SUAMI POLIGAMI 1. Adalah haram bagi isteri meminta cerai semata-mata kerana suaminya berpoligami jika suaminya adil dan melaksanakan segala kewajipannya sebagai suami terhadap
Proses perceraian Sule dan Nathalie Holscher ternyata belum selesai, keduanya saat ini masih sah menjadi suami istri. Namun, memang secara agama antara Sule dan Nathalie sudah tidak ada hubungan lagi, secara hukum tinggal menunggu ketuk palu dari Pengadilan Agama Cikarang saja.